Jumat, 04 Oktober 2013

HYBRIDIZATION



DEFINITION :
The crossing of dissimilar individuals to produce best of both organisms. One advantage of hybridization is that it can combine disease resistance of one organism with the production capacity of another or the act can be said process of mating organisms of different varieties or speciesto create a hybrid.
Something having two kinds of components that produce the same or similar resultsin biology and specifically, genetics, the term hybrid has several meanings, all referring to the offspring of sexual reproduction. Sexual reproduction is a process that creates a new organism by combining the genetic material of two organisms, it occurs both in eukaryotes and in prokaryotes.
1.      MULE
A mule is the offspring of a male donkey and a female horse. Horses and donkeys are different species, with different numbers of chromosomes. Of the two F1 hybrids between these two species, a mule is easier to obtain than a hinny (the offspring of a male horse and a female donkey). The size of a mule and work to which it is put depends largely on the breeding of the mule's dam. Mules can be lightweight, medium weight, or even, when produced from draught horse mares, of moderately heavy weight.
It has been claimed that mules are "more patient, sure-footed, hardy and long-lived than horses, and they are considered less obstinate, faster, and more intelligent than donkeys
2. BEEFALO
Beefalo are a fertile hybrid offspring of domestic cattle, Bos taurus, and the American bison,Bison bison (generally called buffalo in the US). The breed was created to combine the characteristics of both animals for beef production.
Beefalo are primarily cattle in genetics and appearance, with the breed association defining a full beefalo as one with 38 (37.5%) bison genetics, while animals with higher percentages of bison genetics are called "bison hybrids".
3.LIGER
The liger is a hybrid cross between a male lion (Panthera leo) and a tigress (Panthera tigris). Thus, it has parents with the same genus but of different species. It is distinct from the similar hybrid tigon. It is the largest of all known extant felines.
Ligers enjoy swimming, which is a characteristic of tigers, and are very sociable like lions. Ligers exist only in captivity because the habitats of the parental species do not overlap in the wild. Historically, when the Asiatic Lion was prolific, the territories of lions and tigers did overlap and there are legends of ligers existing in the wild. Notably, ligers typically grow larger than either parent species, unlike tigons which tend to be about as large as a female tiger
4. TRITICALE
Triticale  is a hybrid of wheat (Triticum) and rye (Secale) first bred in laboratories during the late 19th century. The grain was originally bred in Scotland and Sweden. Commercially available triticale is almost always a second generation hybrid,, a cross between two kinds of primary (first cross) triticales. As a rule, triticale combines the yield potential and grain quality of wheat with the disease and environmental tolerance (including soil conditions) of rye.
5. HICAN
A hican is a tree resulting from a cross between a pecan and some other type of hickory (members of the genus Carya) - or the nutfrom such a hybrid tree.
Such crosses often occur naturally. While most such hybrids produce unfilled nuts or have other serious flaws, some have desirable qualities from both species and are propagated commercially for nut production. Their properties vary greatly with the particular ancestral species of hickory. Some produce very desirable nuts with a flavor said to be similar to the better types of hickory nuts (not all hickories produce palatable nuts) but far easier to shell.

6. BROCCOFLOWER 
Broccoflowerrefers to either of two edible plants of the species Brassica oleracea with light green heads. The edible portion is the immature flower head (inflorescence) of the plant.
There are two forms of Brassica oleracea that may be referred to as broccoflower, both of which are considered cultivars of cauliflower (Brassica oleracea var. botrytis) because they have inflorescence meristems rather than flower buds when harvested.One is shaped like regular cauliflower, the other has a spiky appearance. They share a curd color that is a similar hue to that of broccoli




AKI KERING DAN BATERAI KERING



AKI KERING
Pengertian
Aki atau Storage Battery adalah sebuah sel atau elemen sekunder dan merupakansumber arus listrik searah yang dapat mengubah energy kimia menjadi energy listrik. Aki termasuk elemen elektrokimia yang dapat mempengaruhi zat pereaksinya, sehingga disebut elemen sekunder. Kutub positif aki menggunakan lempeng oksida dan kutub negatifnya menggunakan lempeng timbale sedangkan larutan elektrolitnya adalah larutan asam sulfat.

Cara kerja
·         Saat baterai mengeluarkan arus
1.      Oksigen (O) pada pelat positif terlepas karena bereaksi/bersenyawa/bergabung dengan hidrogen (H) pada cairan elektrolit yang secara perlahan-lahan keduanya bergabung/berubah menjadi air (H20).
2.      Asam (SO4) pada cairan elektrolit bergabung dengan timah (Pb) di pelat positif maupun pelat negatif sehigga menempel dikedua pelat tersebut.
Reaksi ini akan berlangsung terus sampai isi (tenaga baterai) habis alias dalam keadaan discharge.
Pada saat baterai dalam keadaan discharge maka hampir semua asam melekat pada pelat-pelat dalam sel sehingga cairan eletrolit konsentrasinya sangat rendah dan hampir melulu hanya terdiri dari air (H2O), akibatnya berat jenis cairan menurun menjadi sekitar 1,1 kg/dm3 dan ini mendekati berat jenis air yang 1 kg/dm3. Sedangkan baterai yang masih berkapasitas penuh berat jenisnya sekitar 1,285 kg/dm3. Nah, dengan perbedaan berat jenis inilah kapasitas isi baterai bisa diketahui apakah masih penuh atau sudah berkurang yaitu dengan menggunakan alat hidrometer. Hidrometer ini merupakan salah satu alat yang wajib ada di bengkel aki (bengkel yang menyediakan jasa setrum/cas aki ). Selain itu pada saat baterai dalam keadaan discharge maka 85% cairan elektrolit terdiri dari air (H2O) dimana air ini bisa membeku, bak baterai pecah dan pelat-pelat menjadi rusak.

·         Saat baterai menerima arus
Baterai yang menerima arus adalah baterai yang sedang disetrum/dicas alias sedang diisi dengan cara dialirkan listrik DC, dimana kutup positif baterai dihubungkan dengan arus listrik positif dan kutub negatif dihubungkan dengan arus listrik negatif. Tegangan yang dialiri biasanya sama dengan tegangan total yang dimiliki baterai, artinya baterai 12 V dialiri tegangan 12 V DC, baterai 6 V dialiri tegangan 6 V DC, dan dua baterai 12 V yang dihubungkan secara seri dialiri tegangan 24 V DC (baterai yang duhubungkan seri total tegangannya adalah jumlah dari masing-maing tegangan baterai: Voltase1 + Voltase2 = Voltasetotal). Hal ini bisa ditemukan di bengkel aki dimana ada beberapa baterai yang duhubungkan secara seri dan semuanya disetrum sekaligus. Berapa kuat arus (ampere) yang harus dialiri bergantung juga dari kapasitas yang dimiliki baterai tersebut (penjelasan tentang ini bisa ditemukan di bagian bawah).
Konsekuensinya, proses penerimaan arus ini berlawanan dengan proses pengeluaran arus, yaitu :1. Oksigen (O) dalam air (H2O) terlepas karena bereaksi/bersenyawa/bergabung dengan timah (Pb) pada pelat positif dan secara perlahan-lahan kembali menjadi oksida timah colat (PbO2).2. Asam (SO4) yang menempel pada kedua pelat (pelat positif maupun negatif) terlepas dan bergabung dengan hidrogen (H) pada air (H2O) di dalam cairan elektrolit dan kembali terbentuk menjadi asam sulfat (H2SO4) sebagai cairan elektrolit. Akibatnya berat jenis cairan elektrolit bertambah menjadi sekitar 1,285 (pada baterai yang terisi penuh).


Jenis Elektroda

Sel aki terdiri atas timbal (Pb) sebagai anode dantimbaldioksida (PbO2) sebagaikatodekemudiankeduaelektrodaitudicelupkandalamlarutanasamsulfat (H2SO4). Keduaelektrodaitubtidakperludipisahkandenganjembatangaram
Reaksi elektrodanya adalah sebagai berikut :
Anoda Pb (-) : Pb + SO42- → PbSO4 + 2e– Katoda PbO2 (+) : PbO2 + SO42- + 4H+ + 2e– → PbSO4 + 2H2O
Reaksi total : Pb + PbO2 + 4H+ + 2SO42- → 2PbSO4 + 2H2O

Kelebihan dan kekurangan
·         Kelebihan :
1.      mampu menyediakan sumber energi yang lebih besar (sebagai starter),
2.      mempunyaiwaktu hidup relatif panjang,
3.      efektif pada suhu rendah.

·         Kerugian :
1.      Kapasitas dapat hilang: PbSO4 yang dibutuhkan saat tahap recharge, melapislempeng baterai setelah baterai didischarge, terjadi pengurangan PbSO4. Apabila terus menerus terjadimaka makin hilang kapasitasnya, dan tidak dapat lagi diisi kembali.
2.      Resiko keselamatan: sel yang sudah lama menimbulkan kerak dan dapat kehilangan air jika digunakan. Selama pengisian kembali, terkadang air akan terhidrolisis menghasilkan H2 dan O2, dimana dapat meledak jika disulut, dan kepercikan H2SO4.

BATERAI KERING
CARA KERJA BATERAI KERING
Bateraikering (selLechlance) terdiriatassuatusilindersengsebagai anode danbatangkarbonsebagaikatode.Silinderdiisi pasta yang terdiriatascampuranbatukawi (MnO2), salmiak (NH4Cl), sedikit air, dan di tengah pasta itudiletakkanbatangkarbon.Karenakarbonmerupakan electrode inert(sukarbereaksi), pasta berfungsisebagaioksidator(katode). Reaksinyadapatditulissebagaiberikut.
Anode          : Zn(s) → Zn2+(aq) + 2e-
Katode         : 2 MnO2(s) + 2 NH4-    (aq) + 2e- → Mn2O3(s) + 2 NH3(aq) + H2O(l)

Redoks         : Zn(s) + 2 MnO2(s) + 2 NH4+(aq) → Zn2+(aq) + Mn2O3(s) + 2NH3(aq) + H2O(l)

Selanjunya, Zn dan NH3membentuk ion kompleks [Zn(NH3)4]2+
Zn2+(aq) + 4 NH3(aq) → [Zn(NH3)4]2+(aq)
Potensial tiap baterai kering adalah 1,5 volt. Baterai kering jika sudah habis tidak dapat diisi ulang sehingga disebut sel primer. Untuk membuatnya tahan lama, maka NH4Cl digantidengan KOH. Reaksi yang terjadi sebagai berikut :
Anode             :Zn(s) + 2 OH-(aq) → Zn(OH)2 + 2e-
Katode            :2 MnO2(s) + 2 H2O(l) + 2e → 2 MnO(OH)(s) + 2 OH-

Redoks            :Zn(s) + 2 MnO2(s) + 2 H2O(l) → Zn(OH)2(s) + 2 MnO(OH)(s)



 JENIS ELEKTRODA
Baterai sel kering mempunyai dua elektroda, positif dan negatif. Keduanya dipisahkan oleh pasta kimia yg disebut elektrolit. Biasanya elektroda positif berupa batang karbon, dan elektroda negatif berupa pelat seng. Jika kedua elektroda itu dihubungkan dengan kawat, zarah kecil yg disebut elektron akan bergerak dari arah elektroda negatif ke positif lewat kawat ini. Aliran elektron itulah listrik. Kerja Atom Sel Kering 1. ketika atom seng di pelat seng menjadi ion, atom itu melepaskan elektron. 2. elektron yang dilepaskan berjalan lewat kawat ke elektroda positif 3. elektron dan ion hidrogen berpadu menjadi gelembung gas hidrogen 4. gas hidrogen dan oksigen dalam superoksid mangan berpadu menjadi air.

Total Tayangan Laman

Pengikut

Kesehatan