Sabtu, 18 Februari 2017

PILIHAN

Pagi ini aku sempatkan untuk mengisi blogku yang sudah lama tak ku tengok.

Sekarang aku sudah berani untuk memilih benar-benar pilihan hidupku, dari semua kesalahan-kesalahan yang pernah ku perbuat akupun menyadari bahwa diriku telah mengambil jalan yang salah dan terlalu jauh dari jalan yang benar.
 Aku ingin hidup normal seperti orang lain dengan prinsip hidupku sendiri.
 Aku sadar, kesalahan yang ku perbuat tak begitu saja hilang dari pikiran jernihku.
Sampai kapanpun tak bisa kulupakan tapi itu menjadi sebuah pengingatku dalam menjalani kehidupannku ini.
Kapok? iya kapok kesekian kalinya, aku tak mau lagi. Aku ingin meninggalkan dunia gelapku. Berharap Jalanku sekarang mulai terang dan akan menjadi terang.
Impianku, aku ingin satu yaitu dekat mamaku.
Keinginanku sudah tercapai selama 2 tahun ini, aku sudah puas menggapai semua keinginanku jauh dari orang tua.
Ternyata tidaklah enak rasanya jauh dari orangtua, itu hanya keegoisan dari seorang anak yang mencari kebebasan hidup.
Sekarang aku sudah tahu bahwa mempunyai kebebasan hidup itu tidaklah mengenakan dan membahagiakan diri sendiri.
Hidup pun serasa tak punya tujuan, bebas kesana kemari tanpa arah.
Ayah, mama maafkan neng yang sudah tak peduli terhadap kalian.
Ternyata hidup bebas itu bukan tujuan utamaku, aku hanya terjerumus ke jalan yang salah.
Tapi untung tak terlarut dalam,
Ayah, mama neng pengen deket kalian dari mulai sekarang ini.
Aku ingin mendapatkan kebahagiaan lahir dan batin.
Ternyata dekatmu mah, neng merasa aman dan damai hati ini.
Aku tak menyesal membuat keputusan seperti ini.
Jujur aku sakit hati dengan perkataanmu, bukan masalah perasaan tapi ini harga diri.
Mungkin aku bisa memaafkan jika masalah perasaan, tapi ini beda.
Tadinya aku takut tidak bisa hidup tanpa lelaki, takut bete lah, kesepian lah ini itu  lah.
Tapi apalah daya diriku harus berani, jangan bergantung pada seseorang yang tidak pasti yang tak bisa membuatku yakin.
Pada saatnya aku ingin seseorang yang bisa bertanggung jawab terhadapku dan anakku kelak juga pasti untuk masa depanku kelak nanti.
Aku terima segalanya, ini ujian-Mu yang menguatkan aku.
Terima Kasih Tuhan engkau telah memberi jalan yang begitu indah saat ini.
Semoga bisa membahagiakan orang yang pantas aku bahagiakan.

Minggu, 04 Desember 2016

REAL LIFE

3/12/16
Hari ini, hari yang terlelah dalam menjalani kehidupan nyataku. Entah aku harus bicara kepada siapa lagi, rasanya otak dikepalaku akan pecah.
Pusing, letih, lesu, amarah, iri, yang timbul dalam diri ini tak bisa ku tahan lagi.
Tak ada seorang pun yang bisa mengerti selamanya tentang diriku sekalipun itu orang tuaku.
Ayah, Ibu anakmu sudah cape....
Ayah, aku ingin ikut bersamamu. Mungkin jika disisimu aku akan merasa tenang, senang dan damai.
Ibu, aku takut untuk kedepannya takkan bisa membuatamu bangga lagi karena anakmu ini sudah pesimis dalam menjalani hidup.
Ayah benar, yang selalu kau ajarkan dulu tentunya yang sering aku keluhkan dan abaikan menimpa diriku.
Harusnya dulu aku menjadi anak penurut, agar bisa menjalani kehidupan realku ini.
Kenapa sih dalam hidup harus ada penyesalan ? kenapa Tuhan ?
Apa aku sudah ditakdirkan seperti ini?
Apa aku begitu hina dimata-Mu ?
Kenapa, jika Kau sayang memberiku jalan hidup seperti ini?
Apa rencana-Mu?
Entahlah, aku hanya makhlukmu yang penuh dosa....
Yah, anakmu hanya bisa mengeluh dan mengeluh, andai saja ada ayah disisiku mungkin ada penuntun jalan untukku.
Disisi lain aku bersyukur atau ajaranmu yah, yang telah mengajarkanku tentang kehidupan yang keras ini, pahit dan penuh persaingan.
Aku sekarang benar-benar lemah, hanya diriku yang bisa membuat mood bagus dan buruk.
Aku jenuh sangat jenuh ...
Aku muak sangat muak ...
Aku benci sangat benci...
Aku kecewa sangat kecewa...
Aku ingin segera menemukan jalan kebahagiaanku di dunia ini.
Aku ingin melihat orang-orang yang ku cintai bangga terhadapku.
Sama sepertimu yah, aku seideologi denganmu.
Aku ingin selalu menjadi yang terdepan, tapi sampai saat ini belum tahu jalan yang benarnya seperti apa.
Kebenaran hidup ini aku tak bisa terima yah.
Aku menangis tak tertahan...
Terus dan terus, padahal aku tahu semuanya ini takkan menyelesaikan masalah.
Aku hidup terlalu bebas, sudah tak ada yang mengaturku lagi.
Padahal dari kecil aku selalu diatur oleh mu yah, dikurung bagaikan burung dalam sangkarnya, diberi makan dan minum.
Tapi sekarang semuanya berbalik 360 derajat.
Hidup bebas semauku, itu idamanku.
Tapi setelah aku merasakan semua yang kuinginkan, aku tak ingin lagi.
Aku ingin seperti dulu, yang tak bebas terbang tak tahu arah.
Aku sadar, hanyalah wanita yang membutuhkan sosok pria yang menunjukkan jalan yang benar.




Senin, 07 Desember 2015

PAPAP

Dear someone my future,
Tepatnya tanggal 7 Desember 2015, aku baru terbangun dalam mimpi ku yang baru kusadari. Ternyata jawaban yang aku nantikan sudah ku dapatkan.Entah aku yang bodoh atau aku yang tolol yang selalu membiarkanmu dan memberikanmu peluang untuk berpaling dariku.Aku selalu memaafkanmu jauh-jauh hari ketika aku mengetahui sikap dan perilakumu yang mengkhianatiku.Aku seperti ini karena aku benar-benar mencintaimu.Bahkan orang diluar sana pasti menilai diriku sebagai wanita terbodoh yang pernah mereka kenal.Aku selalu tau gerak-gerik perilakumu tapi aku sangat sanggup menyembunyikan semuanya darimu ketika kita bersama, demi perasaanku ini terhadapmu. Aku tahu diriku menyiksa batinku dan pikiranku sendiri.Saat bersama denganmu berhari-hari disitu aku merasa kamu sangat menghargai perasaanku, aku tahu kamu orang yang baik dan kamu juga punya masa lalu yang tak bisa kamu lupakan. Aku bisa terima, tapi aku mohon biarkan masa lalumu hanya sejenak berada di segelintiran pikirinmu.Kamu selalu mengajariku untuk menjadikan masa laluku sebagai guru pengalaman dalam hidupku dan kamu juga bilang jangan pernah sekali-kali lagi kamu menginginkan masa lalumu hadir dan mengganggu hidupmu dimasa depan.Tapi ternyata kamu yang tak bisa lepas dari masa lalumu. Aku bisa mengerti kenapa kamu seperti ini,Aku bersyukur kamu mendapatkan motivasi, pikiran panjang for your future dari masa lalumu, itu pilihanmu hanya saja hati ini begitu cemburu.Tapi aku sekarang tahu walaupun kamu tidak bisa melupakan masa lalumu, sebenarnya hati kamu itu hanya mencintai dan menyayangi satu wanita yaitu aku.
Terima kasih kamu sudah mencintai dan menyayangiku sepenuh hatimu.
Terima kasih kamu sudah menghargai perasaanku akhir-akhir ini.
Terima Kasih kamu sudah memberikan jawaban yang aku tunggu-tunggu dari dulu.

Senin, 21 September 2015

ADA RINDU ~Evie Tamala

Ada rindu di malamku
Ada resah di tidurku
Ada tangis di hatiku
Ada hasrat yang menggebu
Ada engkau di anganku
Bermain dalam khayalku
Ada senyum di mataku
Yang menyiksa pandanganku
Reff
Ingin berjumpa denganmu
Walau sekedar di mimpiku
Walau sekedar di mimpiku
Sampai kapankah menunggu
Hari-hari indah denganmu
Hari-hari indah denganmu
Aku tak bisa, aku tak kuasa
Bila tak bertemu, bila ku tanpamu
(kembali ke reff)
Ada rindu di malamku
Ada resah di tidurku
Ada senyum di mataku
Yang menyiksa pandanganku

TAK PERLU KHAWATIR LAGI

Tepatnya tanggal 18 September 2015, aku bertemu denganmu di Jatinangor. Sekitar 1 bulan kita tidak bertemu melepas rasa rindu. Disini we are dinner together in waroeng "SS". Aku melihat dari matamu, senyummu, dan gerak-gerikmu yang membuatku kini tidak khawatir lagi. Kini kamu terlihat bahagia dengan dunia baru kamu.Jujur, hatiku bahagia...

Aku menemanimu dengan perasaan yang tulus, dan tentunya ikhlas.Tadinya aku khawatir terhadap dirimu, tapi aku tau kamu lelaki yang kuat. Aku seneng banget, liat kamu bahagia sekarang. Doaku selalu untukmu, semoga kamu mendapatkan teman dan orang yang dapat memotivasi hidupmu lebih dari aku yang sekarang. Sekarang aku sudah bisa merelakanmu, asalkan kamu bahagia aku pun ikut bahagia.Kamu layak hidup bahagia.Maafkan aku yang hanya bisa membuatmu marah.

Aku memang sayang, cinta kepadamu. Tapi sekarang aku tau, bahwa rasa sayang dan cinta itu tidak harus saling memiliki. Kebersamaan kita sebentar lagi, kamu tau kok alesannya. Mulai sekarang aku gak mau nuntut apa2 lagi.Aku takut, gak bisa terbiasa tanpamu. Aku takut kehilangan kamu. Tapi harus bisa, kita punya masa depan masing2 yang masih menjadi mistery dalam hidup kita sekarang. Hingga waktunya tiba, entah itu dari pihakku atau pihakmu yang membuat kita terpisah lagi, tentunya aku sudah siap. Percayalah pada komitmen kita yang sudah kita buat. Aku akan selalu ingat. Ada saatnya kita bersama dan disitu juga ada saatnya kita berpisah. Disaat kamu membaca ini, tolong kamu nilailah dari sudut pandang pihakku dan pihakmu.Inget ya kata2mu kalo jodoh gak bakal kemana.

Terimakasih kamu sudah membuat hidupku bahagia selama ini,
Terima kasih atas kenangan-kenangan yang telah kita buat.
Terima Kasih telah mewarnai hari-hariku dengan segala rasa terhadapku.











moment with papap :*

Minggu, 09 Agustus 2015

TETAP DALAM JIWA

Iya ini sebuah judul lagu, isi lagu ini cocok dengan suasana hatiku sekarang.

Tak pernah terbayang akan jadi seperti ini pada akhirnyaSemua waktu yang pernah kita lewati bersamanya telah hilang dan sirnaHitam Putih berlaluJanji kita menungguTapi kita tak mampuSeribu satu cara kita lewati tuk dapati semua jawaban ini
Bila memang harus berpisahAku akan tetap setiaBila memang ini memang ujungnyaKau kan tetap ada di dalam jiwaTak bisa tuk teruskanDunia kita berbedaBila memang ini ujung nyaKau kan tetap ada di dalam jiwa
Memang tak mudah tapi ku tetap menjalani kosong nya hatiBuanglah mimipi kita yang pernah terjadi dan simpan tuk jadi history
Hitam putih berlaluJanji kita menungguTapi kita tak mampuSeribu satu cara kita lewati tuk dapati semua jawaban ini
Bila memang harus berpisahAku akan tetap setiaBila memang ini memang ujungnyaKau kan tetap ada di dalam jiwaTak bisa tuk teruskanDunia kita berbedaBila memang ini ujung nyaKau kan tetap ada di dalam jiwa
Tak bisa tuk teruskanDunia kita berbedaTak bisa tuk teruskanDunia kita berbedaTak bisa tuk teruskan..(ouw..ho)Dunia kita berbedaTak bisa tuk teruskanDunia kita berbeda
Bila memang harus berpisahAku akan tetap setiaBila memang ini memang ujungnyaKau kan tetap ada di dalam jiwaTak bisa tuk teruskanDunia kita berbedaBila memang ini ujung nyaKau kan tetap ada di dalam jiwa

Untuk lukman fauzan seseorang yang aku cintai dari dulu sampai sekarang, iya aku tahu sesuatu yang dipaksakan tidaklah baik.Hubungan kita sudah terlampau lama, semua sudah terlewati.Dulu kita punya impian tapi sekarang itu hanya sebuah sejarah yang kita ciptakan.Aku tahu sekarang kamu sedang fokus untuk masa depan tentu saja kariermu.Tadinya aku ingin selalu disamping kamu saat-saat seperti ini, ya sudahlah Tuhan berkata lain. 

Inget gak pap? senang, sedih, suka duka, gak punya uang, punya uang kita udah ngerasain.Saat kamu down aku selalu ada disampingmu.Iya emang kamu sering buat aku kecewa, sakit hati, bikin aku stress tapi aku selalu memaafkanmu satu hal yang bisa membuatku seperti ini. "Because I love you, and love lusa" Kalian penyemangat hidupku, penggugah masa depanku, guru terhebat dalam kehidupanku sekarang dan selamanya.

Wajar aku sering jatuh bangun saat hubungan dengamu.Tapi aku gak akan pernah mengulangi kejadian kita dengan pasangan yang lain.Cukup kamu yang bikin aku bahagia, sedih, tertawa, dan menangis.Sekarang kita berjalan diatas bumi ini dengan masing-masing kaki juga pikiran kita.Kamu boleh lupa terhadap annisa khoerunnisya.Tapi ingat ! janganlah kamu lupakan lusa, jadikan lusa cita-cita dikemudian hari untukmu dan diriku. 

Aku selalu berdoa, semoga kamu bisa menjalani dan menerima hidup ini tanpa menyalahkan orang lain. Jadilah lelaki sejatinya, yang akan menjadi imam seseorang yang spesial di dalam hidupmu. Semoga kamu bisa menggapai cita-cita dan impian yang sedang kau rakit sekarang. Kamu pasti bisa, aku yakin. Satu hal jaga hatimu, dan jangan abaikan perintah ibadah kapanpun dan dimanapun.















Jumat, 17 April 2015

TERIMA KASIH

aku senang
aku sedih
aku kecewa
aku benci
aku sayang.......

Aku senang sewaktu melihat kata-kata itu, tapi aku sedih sangat sedih mengartikan kata-katamu, disana aku kecewa karenamu, dan juga aku benci terhadapmu, tapi disitu juga aku sayang kamu.

Memang waktu telah berlalu, kita telah lalui bersama dengan berbagai rasa kita sudah pernah lalui.
Moment-moment kita lewati dengan sejuta kenangan yang tidak bisa aku lupakan sampai akhir hayatku.

Rasa sayangku, akan selalu ada karena sampai kapanpun kita akan mempunyai ikatan
Rasa benciku, akan kuingat yang ada di surga untuk mengurangi bahkan menghilangkannya


Semakin hari semakin banyak terlintas di pikiranku tentang semuanya,
Apa kamu merasakan rasa kehilangan?
Kita sudah berbeda,
Berbeda pikiran, keinginan bahkan perasaan masing-masing
Tapi kita punya tujuan hidup masing-masing

Kita sama-sama jadi pribadi yang baru yang akan menjadi lebih baik dari kemarin
Aku disini
Kamu disana
Akan mendapatkan kebahagiaan masing-masing
Semoga kamu bisa bahagia dengan kebahagiaan sempurna


Selamat dengan kebahagiaan yang kamu sudah dapat sekarang,

Terima kasih kamu sudah ingat dengan yang di surga,
Terima kasih untuk rasa pertanggung jawaban kamu di dunia dan akhirat nanti





Sabtu, 21 Maret 2015

AKHIR KISAH CINTAKU

Cinta Sejati ?
Selama ini aku kira ada sebuah pasangan dengan kisah cinta sejati mereka, memang benar ada.
Selama ini aku menjalani sebuah hubungan dengannya dengan niat seriusku berharap yang terbaik, aku kira hubungan ini yang dikatakan "Cinta Sejati" nyatanya bukan,
Kenapa? Iya ,karena hari ini akhir yang aku anggap ini cinta sejatiku.
Cinta yang penuh kasih sayang dariku, perhatianku, pengorbananku, bahkan sakit hati yang kurasa ada pada awal sampai akhir.
Aku begitu menikmati suasana bahagia, sedih, marah di setiap harinya.
Rasa sabarku menyelimuti rasa marahku.
Iya, aku yang pertama berkorban semuanya pada hubungan pertama kita. Ingatkah?
Ternyata rasa cintaku membuatku begitu menguasai diriku.
Apadaya setiap hari dia membuattu ketawa, membuatku menangis.
Apalah itu semua? Aku hanya menuruti kata hati.
Selama itu aku bisa hidup walaupun, bantinku sangat terluka.
Suatu saat dia diketahui menghianatiku dengan beberapa ketika dia seharusnya ada disampingku.
Apa itu kurang kejam bagimu?
Apa itu kurang puas bagimu?
Yang kukira engkau serius terhadapku dan aku selalu mempertahankanmu,
Tapi apa balasanmu?
Ketika seorang laki-laki harus bertanggung jawab, dia meninggalkanku dengan seenaknya dengan tanpa beban, dan malah dia menikmati hidupnya dengan wanita lain.
Ingatkah kamu, dunia berputar !
Aku berdiri tegak sendiri dengan kesalahanku dan kesalahan dia.
Aku memulai hidup baruku, sendirian.
Disaat itu juga ketika hidupku terasa damai dia datang kembali.
Disaat itu juga lagi-lagi aku memilihmu,
apakah ini hal bodoh lagi?
Ya. mungkin
Lagi-lagi aku memilihmu karena hati ini.
Ketika kita saling menjalani hubungan ini, dan aku merasa bahagia walaupun kebahagiaanku terbayang oleh tingkah bajinganmu.
Saat itu dia berubah, aku tahu ini karena rasa bersalahnya terhadapku.
Dan aku senang dengan perubahannya.
Dan hari ini dia berubah dia menjadi seorang bajingan, brengsek lagi
Dia bilang "Aku sudah puas mempermainkanmu"
Saat itu badan terasa lemas, tak ada tulang, tak bisa gerak, yang keluar hanya air mata.
Memang benar, orang bajingan akan tetap menjadi seorang bajingan begitu juga orang yang brengsek akan tetap menjadi seorang yang brengsek.
Hanya beberapa bulan dia menjadi baik,
Terima Kasih buat dia yang bajingan.
Terima kasih sudah mempermainkan ku
Terima Kasih sudah berubah, sudah pernah menjadi mimpi cinta sejatiku.
Lusa, kini hanya cuma cerita lama ku bersama dia, yang akan mengikuti alur kehidupan masing-masing.
Cinta Sejati yang akan menjadi benar-benar ada kini hanya mimpi bagiku,
Dan Tak akan ada lagi Cinta Sejati dalam hidupku.
Dengan benar-benar sekarang aku memang harus melupakanmu demi lusa, dan kehidupannku kelak.
Aku mengerti.


Kamis, 26 Februari 2015

Surat Dari " Segumpal Darah "

Papap, Bunda Lusa disini merindukan kalian, apa kalian sudah tidak ingat lagi sama lusa.
Ingatkah papap ketika kamu membiarkan bunda menderita sendirian, tanpa ditemani papap Aku dan bunda merasakan betapa sengsaranya hidup di dunia tanpa papap.
Papap, aku melihat dan terus melihat tetesan air mata  yang dikeluarkan oleh bunda dan merasakan bagaimana hancurnya hati bunda saat itu.
Aku ikut sedih, menangis dan ikut merasakannya pap.
Aku tahu papap gak mau aku hidup kan, tapi apa bunda menginginkan itu.
Hanya bunda yang mau peduli terhadapku pap, aku tahu segalanya tentang bunda.
Disaat papap sedang berusaha menyingkirkanku, bunda mempunyai niatan menolak, dia sekuat tenaga mempertahankanku dan tidak memikirkan masa depannya.
Papap ingat? ketika bunda meminum obat-obatan atau semacamnya yang hanya dia inginkan bukan aku saja yang tiada tetapi bunda juga ingin ikut tiada bersama lusa.
Ketika papap, mulai mengundur-ngundur waktu bunda merasa senang.
Dia memikirkan aku, memikirkan aku agar tetap hidup.
Tiap hari bersama papap, bunda merasa mendingan, di suatu saat papap ketahuan oleh bunda papap selingkuh dibelakang bunda, dan pada saat lusa ada.
Apa papap tidak membayangkan betapa hancurnya hati bunda dan lusa saat itu.
Bunda terlalu sayang terhadap papap, lusa tahu itu.
Apapun dia korbankan demi papap, keluarganya pun dia abaikan.
Disaat papap mencakar bunda, lusa merasakan sakitnya dan betapa luar biasanya sakit yang di derita bunda, lusa ingin membantu bunda menyadarkan papap.
Bahwa lusa ada karena rasa cinta papap dan bunda, papap sudah berani-berani bersumpah di kitab suci agama kita.
Tapi apa papap berbohong, di depan tuhan papap, bunda dan lusa.
Papap, betapa membelanya seorang bunda demi lusa, dia berani mengorbankan dirinya demi lusa. Dia tidak tahu malu, dia hanya sendiri memikul masalahnya.
Suatu malam bunda, ingin pergi dari dunia ini bersamaku pap.
Kemanapun kami hanya berdua, Papap kemana? apa tidak memikirkan kami berdua? kami berdua sangat sayang sama papap.
Tapi apa, kalian membenciku.
Papap, bunda lusa sayang kalian, sangat sayang, begitu juga sebaliknya kan? aku tahu aku belum saatnya ada diantara kalian berdua, tapi itu takdir dan buah hasil perbuatan kalian.
Papap, bunda aku rela kalian semua telah berbuat begitu terhadapku, demi masa depan kalian kan?
kalian janji kan, tidak akan melakukan perbuatan yang sama kepada adikku kelak?
kalian harus janji yah, sekarang aku sudah di tempat yang paling enak (surga) terima kasih papap, bunda kalian sudah mengirimkan aku ketempat yang indah ini.
Papap, bunda kalian harus taubat nasuha yah, biar lusa bisa jemput papap dan bunda, lusa entar bakalan menunggu kalian dan menjemput kalian dan adik-adik lusa yah.
Papap, bunda kalian jangan sampai melakukan kesalahan lagi, aku ingin berkumpul bersama kalian disini.
Disini tempatnya enak pap, bun pasti kalian senang melihat lusa bahagia disini.
Lusa menunggu papap, bunda dan adik-adik lusa.
Lusa selalu berdoa kepada tuhan lusa, semoga kalian bisa bersama sampai akhir hayat.
Lusa akan merasa sedih jika lusa, tidak bisa bersama kalian.
Pokoknya jangan sampai adik-adik lusa seperti lusa yah, inget yah, papap, bunda taubat nasuha.
Papap bimbing bunda yah buat sekarang dan kelak nanti.
Lusa sayang papap dan bunda.

Total Tayangan Laman

Pengikut

Kesehatan